ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNAAN APLIKASI CAROUSELL MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
Abstract
Carousell merupakan sebuah platform daring yang menghubungkan pengguna untuk melakukan transaksi jual beli barang bekas yang masih layak pakai atau preloved, termasuk fashion, produk kecantikan, furniture, elektronik, otomotif, atau bahkan layanan jasa. Aplikasi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menjelajahi dan berdagang barang telah pakainya dari berbagai kategori. Selain itu, Carousell menawarkan berbagai fitur yang disiapkan untuk memperlancar proses jual beli, seperti sistem pencarian yang mencakup barang-barang dari yang umum hingga merek-merek terkenal, opsi negosiasi harga, dan fasilitas komunikasi langsung antara penjual dan calon pembeli. Penelitian ini dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengguna dalam menerima dan menggunakan aplikasi Carousell, dengan menggunakan kerangka kerja Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang melibatkan variabel performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating condition, behavioral intention, dan use behavior. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada pengguna aplikasi Carousell, kemudian dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil dari penelitian ini adalah social influence, facilitating conditions, dan performance expectancy menjadi faktor yang mempengaruhi behavioral intention untuk menggunakan aplikasi Carousell. Sedangkan effort expectancy tidak mempengaruhi niat adopsi pengguna untuk menggunakan aplikasi Carousell. Selain itu, niat perilaku adopsi pengguna (behavioral intention) juga berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku penggunaan (use behavior).