RANCANG BANGUN APLIKASI “ATURAJA” DENGAN SISTEM SUB-WALLET TERENKRIPSI MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
Abstract
Rendahnya literasi keuangan di Indonesia yang hanya mencapai 65,43% berbanding terbalik dengan indeks inklusi keuangan sebesar 75,02% memicu perilaku konsumtif dan pengelolaan dana yang tidak terencana di masyarakat. Selain itu, Potensi kebocoran data pada ekosistem uang digital menjadi ancaman serius akibat celah peretasan, kelalaian pengguna, serta kurangnya integrasi standar keamanan sejak tahap awal pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun aplikasi mobile "AturAja" yang berfokus pada solusi manajemen anggaran melalui sistem sub-wallet terenkripsi untuk meningkatkan kedisiplinan finansial pengguna. Metode penyelesaian yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang mencakup tahapan empathize, define, ideate, prototyping, hingga testing. Fitur utama yang dikembangkan meliputi sistem dompet tersegmentasi (sub-wallet) untuk memisahkan dana sesuai kebutuhan, yang diperkuat dengan Secure Identity Verification (SIV) dan enkripsi data end-to-end guna menjamin keamanan privasi pengguna. Hasil penelitian menghasilkan sebuah prototipe aplikasi mobile high-fidelity yang menerapkan sistem pembagian saldo otomatis (kebutuhan, tabungan, dan hiburan) dengan limitasi dan proteksi berbeda pada setiap bagiannya. Inovasi ini memastikan bahwa jika satu segmen dompet mengalami gangguan keamanan, risiko kerugian finansial dapat diminimalisir secara signifikan. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan aplikasi mobile AturAja dengan sistem sub-wallet aman efektif dalam membantu pengguna mengontrol pengeluaran harian dan membangun kebiasaan finansial yang sehat melalui antarmuka yang intuitif serta proteksi data yang berlapis.