REDESIGN WEBSITE KARANGANYAR MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING BERBASIS EVALUASI UEQ
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah daerah untuk mengimplementasikan konsep e-government melalui penyediaan layanan digital, salah satunya melalui website resmi pemerintahan. Website Kabupaten Karanganyar berperan sebagai media penyampaian informasi dan layanan publik bagi masyarakat, namun kualitas pengalaman pengguna (user experience) yang kurang optimal dapat menghambat efektivitas pemanfaatan layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna pada website Kabupaten Karanganyar serta merumuskan dasar perancangan ulang antarmuka website. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Evaluasi pengalaman pengguna dilakukan menggunakan instrumen User Experience Questionnaire (UEQ) terhadap 22 responden yang telah menyelesaikan lima task eksplorasi website. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar skala UEQ berada pada kategori Bad, yaitu attractiveness (0,45), perspicuity (0,44), efficiency (0,55), dependability (0,39), dan stimulation (0,38), sedangkan aspek novelty (0,18) berada pada kategori Below Average berdasarkan benchmark UEQ. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman pengguna pada website masih belum optimal, terutama pada aspek daya tarik visual, kejelasan navigasi, dan efisiensi akses layanan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, penelitian ini menghasilkan rancangan ulang antarmuka website dalam bentuk prototype yang bertujuan memperbaiki navigasi, kejelasan informasi, dan tampilan visual agar lebih mudah digunakan oleh masyarakat. Rancangan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman pengguna serta mendukung optimalisasi layanan digital pemerintah daerah.